Jumat, 04 Desember 2020

Cara Menghitung Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Sebagai seorang buyer atau importir harus selalu memperhatikan kalkulasi atau menghitung biaya kirim ke luar negeri dalam setiap melakukan jual beli. Untuk itu seorang eksportir juga kudu pintar dalam menentukan harga yang bersaing serta memberikan keuntungan setiap transaksinya. Nah pada kesempatan ini akan dibahas, cara menghitungkan biaya jual ke luar negeri,  kira-kira biaya apa saja yang harus diperhitungkan?

 

Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Apa Saja Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri Yang Harus Diperhatikan?

 

Sebelum mengekspor produk ke luar negeri banyak biaya yang perlu diperhatikan, hal ini tentu saja untuk menentukan berapa harga barang ketika di jual ke luar negeri. Untuk itu sebelum menghitung biaya ekspor ada baiknya siapkan data-data seperti, biaya keluar, harga ekspor, jumlah ekspor serta kurs yang penting untuk dipertimbangkan. Lalu bagaimana cara menghitung biaya ekspor, sebelum barsng dikirim ke negara tujuan, berikut ini kalkulasi biaya tersebut :

 

Biaya keluar = tarif biaya keluar x harga ekspor x jumlah barang yang dijual

 

Harga yang dipatok untuk biaya ekspor barang ke luar negeri adalah patokan harga yang secara periodik sudah diterapkan oleh menteri perdagangan. Sementara harga ekspor adalah harga yang ditetapkan oleh direktur pabean atau bra cukai, tentunya diatas nama kan menteri keuangan. Selanjutnya adalah harga transaksi di mana harga ini adalah harga yang disepakati antara penjual dan pembeli.

 

Harga ekspor adalah nilai dari pabean, di mana hal ini merujuk pada nilai jual produk. Sementara itu biaya keluar dan biaya masuk dari negara berbeda, tergantung pada harga ekspor yang ditentukan oleh pemerintah. Harga ekspor terdiri dari empat macam, yaitu harga yang dipatok untuk ekspor dan harga ekspor, harga transaksi dan harga referensi.

 

Kemudian harga referensi adalah harga rata-rata pada bursa komoditi ekspor yang ditetapkan di dalam negeri. Kembali pada biaya ekspor barang ke luar negeri yang harus diperhatikan untuk menentukan harga ekspor ada beberapa. Di antaranya adalah biaya produksi, biaya bank biaya asuransi, biaya pengelolaan, pajak ekspor, biaya pengapalan dan jasa orang ketiga.

 

Biaya produksi adalah saat melakukan produksi, biaya bank yakni biaya saat melakukan transaksi ke maupun di dalam negeri. Sementara itu biaya bank, pengapalan, pajak adalah biaya yang timbul ke luar negeri. Biaya-biaya tersebut tentu saja butuh data yang akurat, sehingga memudahkan dalam penghitungan. 


Demikian ulasan singkat mengenai cara menghitung biaya ekspor barang  ke luar negeri,yang tentu saja sedikit butuh proses. Semua dilakukan agar barang yang diekspor tidak rusak dan selamat sampai tujuan. Semoga artikel ini bermanfaat dan berguna untuk membantu memberikan informasi mengenai biaya ekspor.