Selasa, 10 November 2020

9 Proses Pengiriman Barang Ekspor ke Jepang Menggunakan KILO.ID

Indonesia dan Jepang memiliki hubungan yang alami (natural parthner) yang sudah terjalin hubungan diplomatik sejak 1958. Selain itu, Jepang merupakan salah satu investor dan mitra dagang bagi Indonesia. Perjanjian IJEPA merupakan perjanjian kerjasama bilateral antara Indonesia dan Jepang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor. Atas kemudahan-kemudahan tersebut, kini barang yang diekspor Indonesia ke Jepang dapat lebih mudah masuk di pasar Jepang.

 

Produk potensialpyang diekspor dari Indonesia ke Jepang adalah produk-produk yang memiliki keunikan ataupun kekhususan dengan 5 kelompok produk potensial seperti produk olahan pangan, furniture, pertanian/hortikultura, spare part otomotif dan energi terbarukan. Untuk memastikan prosuk Anda dapat laris di pasaran, Anda perlu untuk melakukan branding pada produk-produk Anda sehingga lebih dikenal di Pasar Jepang.

barang yang diekspor Indonesia ke Jepang

KILO.ID merupakan penyedia jasa ekspedisi yang dapat mengirimkan barang ke luar negeri, seperti Jepang, Italy, Malaysia. Proses pengirimannya terbilang cepat dengan harga terjangkau. Berikut ini 9 proses pengiriman barang ekspor ke Jepang dengan menggunakan KILO.ID

 

1.    Menghubungi Coustumer Service

 

Menghubungi CS KILO.ID bertujuan untuk menanyakan informasi yang dirasa masih butuh untuk dijelaskan. Selain itu, menghubungi CS dapat digunakan untuk menanyakan biaya ekspor ke Jepang.

 

2.    Keluar Estimasi Biaya

 

Untuk mengetahui estimasi biaya, Anda dapat langsung kunjungi website https:/kilo.id atau langsung menghububngi CS KILO.ID.

 

3.    Melakukan Pembayaran

 

Setelah keluar estimasi biaya ekspor, Anda dapat melanjutkannya dengan melakukan pembayaran ke nomer rekening yang telah ditentukan.

 

4.    Keluar Airway Bill

 

Airway Bill merupakan dokumen angkutan transportasi udara yang berisi tentang seperti resi, tanda bukti penerima dan sebagainya.

 

5.    Menyiapkan Airway Bill, Packing List and Invoice

 

Pada proses ini KILO.ID akan menyiapkan airway bill, packing list dan invoice.

 

6.    Pickup melalui KILO.ID

 

Terdapat 24 titik pickup gratis dari penyedia jasa kurir ini. 24 titik ini meliputi Jakarta Yogyakarta, Denpasar, Pekanbaru, Banjarmasin, Pontianak, Bandung, Surabaya, Medan, Jambi, Makassar, Palangkaraya, Semarang, Banten, Lampung, Bengkulu, Manado, Padang, Kupang, Ternate, Maluku, Aceh, Gorontalo dan Maluku Utara.

 

7.    Menghitung Ulang Berat, Volume dan Harga

 

Menghitug ulang ini bertujuan agar barang sesuai dengan berat dan kondisinya. Barang yang berukuran besar bisa dapat dihitung dengan volume.Oleh karena itu, membutuhkan penukuran ulang.

 

8.    Membayar Selisih Harga jika Diperlukan

 

Jika terdapat selisih harga yang digunakan maka Anda akan mendapat ganti ataupun membayar selisih harga pengiriman produk tersebut.

 

9.    Barang Dikirim

 

Proses terakhir yaitu barang dikirim. Anda tinggal memantau barang Anda menggunakan resi yang telah diberikan.

 

Semoga 9 proses pengiriman barang yang dieskpor Indonesia ke Jepang menggunakan dengan menggunakan penyedia layanan ekspor KILO.ID dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca sekalian.